Prestasi Jepang dalam Asian Games Terkendala Masalah Penduduk

Asian Games adalah ajang olahraga di Asia yang diselenggarakan setiap 4 tahun sekali. Asian Games pertama kali diadakan pada tahun 1951 di New Delhi, India. Dan tahun ini, Asian Games ke-18 akan dilaksanakan di Jakarta dan Palembang, Indonesia.

Salah satu negara maju di dunia yang berada di Asia, Jepang, memiliki prestasi yang mengagumkan dalam Asian Games ini. Sejak pertama kali diadakan, Jepang selalu meraih juara umum pertama hingga Asian Games ke-8 yang diadakan di Bangkok pada tahun 1978. Puncak keemasan Jepang dalam Asian Games sendiri terjadi pada Asian Games Bangkok pada tahun 1966, di mana Jepang meraih total 164 medali, dengan 78 medali emas, 53 medali perak, dan 33 medali perunggu.

Seiring dengan semakin ketatnya persaingan, pada Asian Games 1982, prestasi Jepang terlihat menurun dibanding tahun-tahun sebelumnya. Meskipun begitu, prestasi Jepang masih terbilang bagus, karena selalu menempati setidaknya posisi ke-3 sebagai juara umum dalam Asian Games. Berikut data lengkap perolehan medali Jepang dalam partisipasinya di Asian Games:

Asian Games Peringkat Emas Perak Perunggu Total
1951 New Delhi 1 24 21 15 60
1954 Manila 1 38 36 24 98
1958 Tokyo 1 67 41 30 138
1962 Jakarta 1 73 56 23 152
1966 Bangkok 1 78 53 33 164
1970 Bangkok 1 74 47 23 144
1974 Tehran 1 75 49 51 175
1978 Bangkok 1 70 58 49 177
1982 New Delhi 2 57 52 44 153
1986 Seoul 3 58 76 77 211
1990 Beijing 3 38 60 76 174
1994 Hiroshima 2 64 75 79 218
1998 Bangkok 3 52 61 68 181
2002 Busan 3 44 74 72 190
2006 Doha 3 50 71 77 198
2010 Guangzhou 3 48 74 94 216
2014 Incheon 3 47 77 76 200
Total 2 957 981 911 2849

Berbicara tentang ajang olahraga, tentunya berkaitan dengan generasi muda yang berperan sebagai atlet. Nah, di sinilah muncul masalah besar bagi Jepang. Berkebalikan dengan Indonesia, Jepang sedang mengalami penurunan jumlah penduduk. Angka kelahiran yang rendah menyebabkan penduduk berusia tua lebih banyak dibanding dengan generasi mudanya yang produktif. Tentu saja hal ini menjadi masalah juga dalam Asian Games, karena Jepang kekurangan generasi mudanya untuk menjadi atlet.

Lebih lanjut, populasi Jepang diperkirakan akan menurun sebesar 30% pada tahun 2060. Di antara negara maju yang ada di dunia, Jepang memiliki angka kelahiran terendah. Jika terus dibiarkan, para ahli memperkirakan Jepang akan mengalami kemerosotan ekonomi yang signifikan dan terjadi gangguan dalam struktur kehidupan sosial, salah satunya adalah prestasi gemilang yang selama ini dipertahankan Jepang dalam Asian Games.

Sumber:
https://juara.bolasport.com/read/pestaasia/budaya/1826308-berprestasi-dalam-asian-games-jepang-semakin-kekurangan-generasi-muda
https://en.wikipedia.org/wiki/Japan_at_the_Asian_Games