Bahasa Jepang adalah salah satu bahasa yang memiliki huruf abjad beragam dan berbeda dari bahasa-bahasa kebanyakan. Bagaimana tidak, dalam bahasa Jepang, mereka memiliki berbagai macam huruf abjad yang apabila dijumlahkan berkisar puluhan huruf.

Berbeda dengan huruf-huruf abjad pada bahasa Indonesia atau Inggris yang hanya mengandalkan huruf A-B-C-D-E-F hingga Z, di dalam huruf-huruf bahasa Jepang itu memiliki makna tersendiri di dalam hurufnya.

Pada tulisan sebelumnya yang berjudul : ‘Mengenal Huruf Abjad Bahasa Jepang, kami pernah menulis tentang seluk belik huruf abjad bahasa Jepang. Disana sudah dijelaskan secara detail mengenai huruf-huruf bahasa Jepang. Apabila disini ada yang belum membaca atau ingin lebih dalam mengetaui tentang bahasa Jepang, silahkan dibaca terlebih dahulu.

Seolah menyambung dengan apa yang sudah kami bahas sebelumnya, disini kami akan memberikan pembelajaran mengenai cara penulisan huruf-huruf Jepang, yang kata orang sulitnya minta ampun untuk mereka yang bukan asli Jepang.

Penulisan Huruf Jepang

Namun sekali lagi, kami disini hanya bisa mengingatkan bahwa setiap hal sulit bukan berarti tidak bisa diatasi. Semua hal akan bisa dikuasai apabila kita serius dalam mempelajarinya, termasuk dengan bagaimana cara penulisan huruf bahasa Jepang ini.

Adapun alasan kenapa kita harus mempelajari tentang cara penulisan huruf bahasa jepang pun adalah agar kita bisa membuat kalimat-kalimat secara benar dengan menggunakan bahasa Jepang. Apabila kita orang Indonesia dan terbiasa membuat kalimat dengan huruf-huruf abjad, tentu nanti dalam penerapannya ketika menulis huruf dengan bahasa Jepang akan terasa aneh.

Tapi, bukankah Dunia ini beragam? Kita tentu harus bisa paham atau sekedar tau tentang bagaimana menulis huruf-huruf Jepang. Siapa tau kelak kita akan mendapat kesempatan untuk berkunjung di Jepang, kan? Tidak ada salahnya kok untuk bisa belajar cara penulisan huruf-huruf Jepang ini.

Jadi, tanpa perlu berlama-lama lagi, mari kita bersama-sama belajar bagaimana cara penulisan huruf-huruf bahasa Jepang yang baik dan benar, sehingga menghasilkan kalimat bahasa Jepang yang enak dan sopan untuk dibaca berikut ini :

Cara Menulis Huruf Jepang.

Sebagaimana yang sudah kita ketahui bersama di tulisan ‘Mengenal Huruf Bahasa Jepang’ kemarin, kita bisa menyimpulkan bahwa huruf-huruf bahasa Jepang itu ada banyak jenisnya, yaitu huruf Hiragana, Katakana, Kanji, dan Romaji.

Nah, untuk bisa belajar cara penulisan huruf-huruf Jepang, maka itu berarti kita juga harus belajar bagaimana menulis huruf-huruf Jepang mulai dari Hiragana, Katakana, Kanji, dan juga Romaji. Oleh karena itu, mari kita bahas satu-persatu yuk.

1. Cara Penulisan Huruf Jepang Hiragana

Pada penerapannya, cara untuk menulis huruf-huruf Bahasa Jepang seperti Hiragana ini tidak boleh ditulis secara asal, tapi harus berurutan goresannya. Mengacu pada jenisnya, huruf-huruf hiragana bahasa Jepang ini memiliki 4 jenis huruf, dimana klasifikasinya adalah Hiragana Seion (平仮名清音), Hiragana Dakuon (平仮名濁音), Hiragana Youon (平仮名拗), dan Hiragana Handakuon (平仮名半濁音). Untuk lebih paham mengenai jenis-jenisnya, mari kita bahas satu-persatu.

  • Huruf Hiragana Seion

Merupakan huruf-huruf bahasa jepang yang pelafalan dasarnya terdiri dari huruf vokal dan huruf konsonan sebunyak 46 huruf. Huruf Hiragana ini dapat dimodifikasi dengan memberikan tambahan tanda tertentu serta menggabungkannya dengan huruf-huruf lain sehingga menghasilkan bunyi yang berbeda. Nah, Hiragana Seion ini sering disebut dengan bunyi dasar pada huruf hiragana.

Untuk cara penulisannya, huruf hiragana Seion ini digunakan huruf pendek tanpa diimbuhi tenten dan juga maru. Adapun contoh dari hiragana seion itu adalah sebagai berikut :

Huruf Hiragana Seion Arti
あめ (Ame) Hujan
いぬ (Inu) Anjing
ねこ (Neko) Kucing
わたし (Watashi) Saya  
あなた (Anata) Anda 
おいしい (Oishii) Enak  
はる (Haru) Musim Semi
おおさか (Oosaka) Osaka
さくら (Sakura) Bunga Sakura
かんたん (Kantan) Mudah
くつ (Kutsu) Sepatu
  • Huruf Hiragana Dakuon

Merupana salah satu jenis huruf dari hiragana yang pada cara penulisannya hampir mirip seperti yang sudah kita jabarkan di atas tentang cara penulisan huruf Seion. Bedanya, pada huruf hiragana dakuon ini diberikan tanda

[ “ ] tanda ‘tenten’ (titik dua yang diletakkan di sebelah kanan atas huruf hiragana dasar, dan juga [o] tanda ‘maru’ (lingkaran kecil yang diletakkan di sebelah kanan atas huruf hiragana dasar).

Adapun contoh dari huruf hiragana Dakuon ini adalah sebagai berikut :

Huruf Hiragana Seion Arti
ばら (Bara) Mawar     
げんき (Genki) Sehat
がっこう (Gakkou) Sekolah 
ごはん (Gohan) Nasi
どこ (Doko) Dimana
ぞお (Zoo) Gajah
ざっし (Zasshi) Majalah 
どろぼう (Dorobou) Maling
ぎんこう (Ginkou) Bank  
ぶたにく (Butaniku) Daging Babi
ひぐらし Higurashi Serangga (Daku-on)
かんぺき Kanpeki Sempurna (Handaku-on)
  • Huruf Hiragana Youon

Merupakan salah satu dari jenis huruf hiragana yang sering disebut dengan sebutan huruf konsonan ganda. Adapun alasannya adalah karena adanya penggabungan dari dua huruf yang menjadi satau, yaitu huruf pertama yang isinya merupakan huruf konsonan vocal a – i- u – e – o dan juga huruf kedua yang hurufnya ya ()– yu ()– yo (), yang mana ditulis lebih kecil daripada huruf pertama dimana hal itu menandakan bahwa huruf ya – yu – yo itu dibaca pendek.

Hal yang harus diperhatikan disini adalah tentang bagaimana penulisan besar kecilnya suatu huruf, karena apabila kedua huruf tersebut ditulis sama besar, maka kelak dibacanya akan menjadi 2 huruf dan arti dari huruf-huruf itu pun akan berbeda makna.

Adapun contoh dari huruf Hiragana Youon ini adalah sebagai berikut :

Huruf Hiragana Youon Arti
びょういん(Byouin) Rumah Sakit 
じゅうしょ (Jyuusho) Alamat
ひゃく (Hyaku)   100   
じゃま (Jyama) Menganggu
じょうず(Jyouzu) Pintar 
にんぎょう (Ningyou) Boneka
じてんしゃ(Jitensha)   Sepeda
ぎゅうにく (Gyuuniku) Daging Sapi
りょうしん (Ryoushin) Orang tua
でんしゃ (Densya) Kereta
おちゃ (Ocha ) Teh
きゅうけい(Kyuukei) Istirahat 
  • Huruf Hiragana Handakuon

Merupakan salah satu jenis huruf Hiragana yang hanya memiliki 5 huruf (pa – pi – pu – pe – po) saja, dimana itu merupakan hasil turunan dari huruf konsonan ha – hi – hu – he – ho. Bedanya, di dalam huruf hiragana handakuon ini memiliki tanda bulat kecil yang disebut sebagai maru.

Adapun contoh dari huruf higrana handakuon ini adalah sebagai berikut :

えんぴつ (Enpitsu) = Pensil

ぱちんこ (Pachinko) = Tempat Judi

ぺらぺら (Pera-Pera) = Fasih

2. Cara Penulisan Huruf Katakana Bahasa Jepang

Pembelajaran untuk menulis huruf-huruf jepang selanjutan adalah tentang huruf Katakana. Pada dasarnya, bunyi bahasa asing itu tidak bisa dinyatakan secara tepat di dalam bahasa jepang. Hal itu beralasan karena di dalam bahasa jepang terkadang tidak memiliki huruf untuk bunyi-bunyi tertentu.

Nah, pada huruf katakana ini memiliki 45 huruf. Penulisan katakana ini hampir mirip dengan apa yang sudah kita jabarkan di atas tentang hiragana, yaotu seion, dakuon, youon. Untuk cara penulisannya, huruf katakana ini tudak boleh ditulis secara asal, tetap harus juga ditulis secara berurutan untuk goresan-goresannya.

Sementara untuk merangkai huruf-huruf katakana ini relatif mudah, yaitu hanya dengan menyusunnya seperti halnya alfabet biasa. Misalnya saja menulis kata Ro-Ma, maka cara menuliskannya hanya menggabungkan huruf (Ro) (Ma).

3. Cara Penulisan Huruf-Huruf Kanji Bahasa Jepang

Huruf Kanji merupakan salah satu huruf yang paling sering dipakai di Jepang. Namun siapa sangka, dibalik banyaknya yang menggunakan huruf kanji di Jepang ini, ternyata huruf kanji memiliki banyak aturan di dalamnya. Maka jangan pernah sekali-kali mencoba untuk menulis huruf kanji tanpa mengikuti faedah-faedah yang telah ditentukan karena kelak nanti hasilnya tidak akan bagus dan sesuai dengan apa yang diharapkan.

Nah, untuk bisa menulis huruf kanji secara benar dan jelas, yuk kita ketahui langkahnya sebagai berikut :

  • Menulis huruf kanji dari kiri kekanan dan dari atas ke bawah.

Aturan penulisan huruf kanji ini jelas menjadi aturan umum yang harus dipatuhi. Pada dasarnya, etiap karakter kanji ditulis dari sisi kiri ke kanan, dan dari atas ke bawah. Seperti contoh misalnya adalah ketika kita akan menulis kata ichi – satu, yang mana pada penulisannya ditulis dalam bentuk garis horizontal satu goresan. Nah, untuk menulis huruf kanji tersebut tentu harus ditulis dari kiri ke kanan.

  • Menulis Huruf Kanji dari arah Horizontal sebelum Vertikal

Aturan ini dilakukan apabila kita akan menuliskan huruf kanji secara menyilang. Ya, ketika menulis huruf kanji secara menyilang, kita harus menuliskan goresan secara horizontal terlebih dahulu sebelum diikuti dengan goresan secara vertikal.

  • Menulis Huruf Kanji dengan Goresan Vertikal yang memotong Kanji lain di Tulisan terakhir

Goresan vertikal yang memotong karakter lain dituliskan setelah seluruh bagian pada goresan horizontal telah selesai ditulis. Hal itu jelas dicontohkan pada penulisan kanji dan

  • Menulis Huruf Kanji dengan Goresan Vertikal Sebelum Goresan Sisi Sayap Kiri-Kanannya

Goresan Vertikal tengah dituliskan terlebih dahulu sebelum sisi kanan kirinya telah ditulis. Apabila sudah, maka kemudian dilanjutkan dengan menuliskan goresan pada sayap sisi kiri dan dilanjutkan dengan bagian sayap sisi kanan.

  • Menulis Huruf Kanji Sisi Luar Sebelum Sisi dalam

Goresan yag berada di sisi luar tulisan kanji ditulis terlebih dahulu sebelum mulai menulis disisi bagian dalamnya tertulis. Apabila sudah, maka kemudian diakhiri dengan goresan disisi bawah. Aturan ini pun berlaku untuk karakter kanji yang tidak memiliki bottom strike (goresan pada sisi bawah)

  • Menulis huruf kanji dengan goresan sisi kiri vertikal terlebih dahulu sebelum sisi lainnya

Goresan vertikal di sisi kiri dituliskan sebelum mulai menulis di bagian sis kanan. Aturan ini berlaku pada penulisan kanji : dan dimana disitu goresan sisi vertikal kiri (|) ditulis terlebih dahulu, kemudian diikuti dengan (┐) yang ditulis dalam satu goresan.

  • Menulis Huruf Kanji dengan Goresan penutup yang dituliskan di akhir

Goresan penutup sebagaimana dalam kanji: , , , dituliskan terakhir.

  • Menulis huruf kanji dengan titik atau goresan kecil dituliskan di akhir

Goresan kecil yang biasa terdapat dalam kanji : , , .dituliskan terakhir setelah semua goresan sudah selesai ditulis.

4. Cara Penulisan huruf-huruf Romaji Bahasa Jepang

Seperti yang sudah kita bahas bersama sebelumnya, huruf romaji merupakan penulisan bahasa jepang yang dilatinkan. Hal ini tentu memiliki kesinambungan dengan semua huruf jepang yang telah kita jabarkan, yaitu katakana, hiragana, dan juga Kanji.

Oleh karena itu, cara penulisan huruf-huruf romaji bahas jepang ini pun pada penerapannya hampir sama dengan penulisan huruf yang sering kita tuliskan di Indonesia, namun ada sedikit perbedaan dimana pada bunyi C di Indonesia maka ditulis Ch.

Nah, kira-kira begitulah yang bisa kami sampaikan tentang bagaimana belajar cara penulisan huruf-huruf Jepang yang harus kalian ketahui bersama. Dengan penjabara ini, mungkin kalian akan menjadi sangat menyadari bahwa untuk menulis huruf bahasa jepang itu ternyata membutuhkan seni kreatifitas yang kuat agar menghasilkan tampilan yang bagus.

Oleh karena itu, saran kami, sering-seringlah melihat tulisan-tulisan jepang dan sering juga melihat bagaimana orang-orang jepang dalam menuliskan kata demi kata. Entah itu di film jepang atau kartun jepang.

Ingat, belajar bisa dimanapun. Apabila kalian ingin bisa tau cara penulisan huruf-huruf bahasa Jepang, maka kunci utamanya hanya satu : Belajar. Jadi, belajarlah lebih giat lagi agar pandai dan mengerti bagaimana cara penulisan huruf-huruf bahasa Jepang yang baik dan benar.

Semangat belajar ya.