Halo,

Kalau boleh bertanya, bagaimana nih pembelajarannya mengenai bahasa Jepang?

Apakah sudah mengalami kemajuan yang pesat?

Apakah diantara kalian ada yang masih rajin untuk belajar dan terus belajar tentang bahasa Jepang?

Apakah ada yang masih kebingungan untuk mempelajari bahasa Jepang?

Jangan patah semangat ya, semua bahasa bisa dipelajari termasuk bahasa Jepang. Jadi, apabila memang kalian sangat berminat untuk bisa menguasai bahasa Jepang, saran kami ya kalian teruslah belajar untuk bisa mencapai apa yang kalian minati tersebut.

Bicara masalah pembelajaran bahasa Jepang, selama ini kita sudah mempelajari tentang beberapa ilmu mengenai bahasa Jepang. Ada banyak hal yang sudah dipelajari yang mana mungkin bisa kalian terapkan dalam kehidupan sehari-hari, seperti misalnya Cara Penulisan Hurud Bahasa Jepang, Mengenal Angka dalam Bahasa Jepang, Belajar Ngobrol dalam Bahasa Jepang, dan pasti yang lain sebagainya.

Namun, dari semua yang sudah kami berikan di atas, sepertinya ada satu hal yang kurang mengenai apa yang kelak digunakan dalam percakapan sehari-hari.

Nama Hari dalam Bahasa Jepang dan Contoh Penggunaannya

Dalam keseharian, mengetahui akan apa-apa saja nama hari dalam bahasa Jepang dan juga contoh penggunaannya tentu sangat penting. Pasalnya, penggunaan nama hari ketika kita sedang mengobrol dengan teman, belajar di sekolah, dan juga beraktivitas di dunia kerja pun senantiasa akan digunakan.

Oleh karena itu, bukanlah menjadi hal yang aneh apabila dalam mempelajari suatu bahasa, termasuk bahasa Jepang, ada baiknya kita bisa mengetahui nama-nama hari dan contoh penggunaannya. Akan terdengar sangat aneh bukan, bagaimana kita bisa pandai mengobrol dan berhitung, eh tapi kita tidak tau nama hari dalam bahasa Jepang. Hehe. Mungkin pada kesempatan selanjutnya, kami akan membahas tentang nama-nama bulan dalam bahasa Jepang dan contoh penerapannya ya untuk semakin menambah pengetahuan kalian akan bahasa Jepang.

Nama Hari dalam Bahasa Jepang dan Contoh Penggunaannya

Karena disini kita hanya akan membahas tentang nama hari dalam bahas Jepang, maka kali ini kami akan menjabarkannya. Yuk disimak apa saja nama-nama hari dalam bahasa Jepang dan juga contoh penggunaannya.

Nama Hari dalam Bahasa Jepang

Nama Hari

Huruf Hiragana

Huruf Romaji

Huruf Kanji

Senin

げつようび

getsuyoubi

月曜日

Selasa

かようび

kayoubi

火曜日

Rabu

すいようび

suiyoubi

水曜日

Kamis

もくようび

mokuyoubi

木曜日

Jumat

きんようび

kinyoubi

金曜日

Sabtu

どようび

doyoubi

土曜日

Minggu

にちようび

nichiyoubi

日曜日

Sekedar menjadi catatan, contoh nama hari di atas adalah mengenai nama-nama hari dalam Bahasa Jepang yang diambil dari nama-nama planet dalam tata surya. Di atas itu kita tahu bahwa ada contoh penulisan dalam huruf kanji, nah, kanji yang digunakan untuk menuliskan nama hari dalam bahasa Jepang ini seperti Minggu, adalah (nichi) yang mana memiliki arti sebagai matahari. Sementara itu, kanji yang digunakan untuk menulis hari Senin adalah (getsu) yang mana memiliki arti sebagai blan, dan seterusnya seperti (ka, Api), (sui, Air), (moku, Kayu atau Pohon), (kin, uang atau logam), (do, tanah).

Keterangan Waktu dalam Bahasa Jepang

Ketika membahas mengenai nama hari dalam bahasa Jepang, tentu saja itu berarti kita harus bisa membahas mengenai keterangan waktu yang berkaitan dengan penamaan hari. Adapun penjabarannya adalah sebagai berikut :

Nama Keterangan Hari

Huruf Hiragana

Huruf Romaji

Huruf Kanji

Hari ini

きょう

Kyoo

今日

Kemarin

きのう

Kinoo

昨日

Lusa

あさって

Asatte

明後日

Kemarin dulu

おとうとい

Otootoi

Pagi

あさ

Asa

Tadi pagi

けさ

Kesa

今朝

Malam

ばん/よる

Ban / Yoru

/

Tadi malam

ゆうべ

Yuube

夕べ

Malam ini

こんばん

Konban

今晩

Besok

あした

Ashita

明日

Setiap hari

まいにち

Mainichi

毎日

Setiap pagi

まいあさ

Maiasa

毎朝

Setiap malam

まいばん

Maiban

毎晩

Minggu ini

こんしゅう

Konshuu

今週

Minggu lalu

らいしゅう

Senshuu

先週

Minggu depan

らいしゅう

Raishuu

来週

 

Dari keterangan waktu di atas, hal ini tentu dapat membantu kita untuk mempermudah dalam penyebutan nama hari dalam bahasa Jepang. Tentu saja penggunaan keterangan waktu ini pasti digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Jadi, pelajari baik-baik mengenai keterangan waktu dalam bahasa Jepang ini ya.

Hari-Hari Mistik dalam Bahasa Jepang

Membahas Nama hari dalam bahasa Jepang, maka tidak ada salahnya apabila kita membahas tentang hari-hari mistik dalam bahasa Jepang. Pasalnya, sampai saat ini di Jepang sana masih ada banyak kalender dinding Jepang yang memuat mengenai informasi hari-hari mistik.

Hari-hari mistik yang diinformasikan itu pun sampai sekarang masih dipercaya sebagai pedoman untuk memilih hari baik dan melakukan upacara-upacara yang sifatnya resmi seperti misal resepsi pernikahan ataupun juga upacara pemakaman.

Pekan-pekan mengenai hari-hari mistik ini pun disebut dengan rokuyō (六曜) yang terdiri dari 6 hari-hari mistik. Adapun penjabaran mengenai hari-hari mistik itu adalah sebagai berikut :

  1. Shakkō (赤口)

Shakkō (赤口) di Jepang sana biasa disebut dengan hari sial. Pada hari ini, kebanyakan orang di Jepang percaya bahwa apabila hendak melakukan suatu acara, ada baiknya mereka tidak mengadakan acara yang sifatnya penting seperti misalnya acara pemakaman atau pernikahan. Pasalnya, ya namanya hari sial, tentu saja orang-orang Jepang mempercayai bahwa apabila mereka tetap melakukan acara tersebut di hari Shakkō (赤口), maka hal buruk kelak akan terjadi padanya.

  1. Dai an (大安)

Dai an (大安) biasa disebut dengan hari yang mujur untuk melakukan segala macam kegiatan atau acara. Jadi, Dai an (大安) ini merupakan kebalikan dari Shakkō (赤口) dimana pada hari ini, semua acara seperti pernikahan, pemakaman, ataupun juga acara lainnya, tentu saja sangat cocok untuk dilaksanakan pada hari ini.

  1. Sakimake atau senbu (先負)

Sakimake atau senbu (先負) sering disebut dengan hari dimana kita harus berhati-hati. Pada hari ini, biasanya setiap orang di Jepang sana percaya bahwa mereka sebaiknya harus bisa menghindari keputusan yang bersifat penting.

  1. Tomobiki (友引)

Tomobiki (友引) ini biasa disebut dengan hari untuk tidak mengadakan pemakaman. Apabila mengacu pada artinya, Tomo () itu memiliki arti sebagai tema, sementara Biki () itu memiliki arti menarik. Jadi, konon katanya apabila kita mengadakan suatu pemakaman pada hari Tomobiki (友引), maka orang yang meninggal itu akan kelak akan ‘mengajak’ teman-temannya yang masih hidup untuk ikut pergi bersama-sama ke alam barzah sana.

Duh, mengerikan ya?

  1. Sakigachi atau senshō (先勝)

Sakigachi atau senshō (先勝) ini disebut dengan hari yang baik untuk semua acara yang penting, namun dengan catatan asalkan acara tersebut diadakan pada pagi hari. Selain itu, ada baiknya kita tidak mengadakan acara penting sesudah tengah hari.

  1. Butsumetsu (仏滅)

Butsumetsu (仏滅) biasa disebut dengan hari sial untuk memulai sesuatu. Artinya, pada hari ini sebaiknya kita tidak mengadakan resepsi pernikahan ataupun juga membuka bisnis usaha. Karena apabila dipaksakan untuk mengadakan resepsi pernikahan dan juga membuka bisnis usaha, takutnya hal buruk akan terjadi. Oleh karena itu, orang Jepang sana memilih untuk tidak mengambil resiko.

Duh, ternyata ada juga hari-hari mistis begini ya di Jepang. Serem.

Hari-Hari Libur Resmi dalam Bahasa Jepang

Selain membahas tentang keterangan waktu dan juga hari-hari mistis, tentu apabila kita mempelajari tentang Nama Hari dalam Bahasa Jepang, ada baiknya kita juga bisa memahami tentang nama hari-hari libur resmi dalam Bahasa Jepang. Hal itu tentu memiliki manfaat untuk memahami ilmu mengenai bahasa Jepang sekaligus mengerti akan apa-apa saja hari penting yang dihormati di Jepang sana.

Tanggal

Nama hari Libur Resmi dalam Bahas Indonesia

Nama Hari Libur dalam Bahasa Jepang

Keterangan mengenai Tradisi yang terkait

1 Januari

Hari Tahun Baru

元日 (Ganjitsu)

Awal tahun baru biasanya dilakukan tradisi mengunjungi pertama ke sebuah kuil.

Senin Minggu kedua bulan Januari

Hari Kedewasaan

成人の日 (Seijin no hi) Coming of Age Day

Upacara bernama Seijin Shiki diadakan di seluruh Jepang guna memberi sambutan kepada penduduk yang berusia 20 tahun.

11 Februari

Hari Pembentukan Negara

建国記念の日 (Kenkoku kinen no hi) National Foundation Day

Hari untuk memperingati penobatan Kaisar Jepang yang pertama kali.

20 atau 21 Maret

Hari Ekuinoks Musim Semi

春分の日 (Shunbun no hi) Vernal Equinox Day

Hari untuk melakukan ziarah ke makam-makam.

29 April

Hari Shōwa

昭和の日 (Shōwa no hi)

Hari libur untuk memperingati ulang tahun Kaisar Shōwa mengacu pada keputusan Parlemen Jepang pada tanggal 13 Mei 2005.

3 Mei

Hari Peringatan Konstitusi

憲法記念日 (Kenpo kinenbi)

Hari mulai berlakunya konstitusi Jepang.

4 Mei

Hari Hijau

みどりの日 (Midori no hi) Greenery Day

Hari libur untuk memberikan cinta pada tumbuhan dan berterimakasih kepada hasil alam yang melimpah.

5 Mei

Hari Anak-Anak

こどもの日 (Kodomo no hi)

Hari Kesejahteraa dan juga kesehatan atas anak-anak dan sering juga disebut hari Anak Laki-laki.

Senin Minggu ketiga pada Bulan Juli

Hari Laut

海の日 (Umi no hi)

Hari berterimakasih kepada lautan dan juga samudera.

Senin Minggu ketiga Bulan September

Hari Penghormatan Untuk Orang Usia Lanjut

敬老の日 (Keirō no hi) Respect for the Aged Day

Hari untuk memperhatikan kesejahteraan orang lanjut usia.

23 September

Hari Ekuinoks Musim Gugur

秋分の日 (Shūbun no hi) Autumnal Equinox Day

Hari libur untuk melakukan ziarah ke makam.

Senin Minggu kedua Bulan Oktober

Hari Olahraga dan Kesehatan

体育の日 (Taiiku no hi)

Hari libur untuk memperingati hari pembukaan Olimpiade di Tokyo pada tahun 1964.

3 November

Hari Kebudayaan

文化の日 (Bunka no hi)

Hari libur untuk mempromosikan kebudayaan Jepang.

23 November

Hari Berterimakasih pada Pekerja atau Buruh

勤労感謝の日 (Kinro kansha no hi) Labor Thanksgiving Day

Hari libur untuk menghormati kaum buruh dan memberikan perayaan akan hasil produksi.

23 Desember

Hari Ulang Tahun Kaisar

天皇誕生日 (Tennō tanjōbi)

Hari libur untuk memberikan perayaan ulang tahun Kaisar Jepang yang bertahta sekarang.

Contoh Penggunaan Nama Hari dalam Bahasa Jepang

Setelah memahami akan beberapa nama hari dalam bahasa Jepang, maka selanjutnya kami akan memberikan contoh penggunaan nama Hari dalam Bahasa Jepang. Kami harap, contoh penggunaan nama hari dalam bahasa Jepang ini kelak akan membantu kalian apabila ada yang butuh contoh untuk membuat kalimat dengan nama hari dalam Bahasa Jepang. Silahkan disimak :

  • Nanyoubidesuka? 

何曜日ですか?

Hari apa?

  • Ashita Nanyoubidesuka? 

あした何曜日ですか?

Besok Hari apa?

  • Kinou Nanyoubidesuka? 

きのう何曜日ですか?

Kemarin Hari apa?

  • Itsudesuka? 

いつですか?

Kapan?

  • Yasumi no hi (wa) itsudesuka? 

休みの日はいつですか?

Hari Libur Kapan?

  • kyou ha nan youbi desu ka ? ka youbi desu

きょうはなんようびですか。かようびです

hari ini hari apa ? Hari Selasa

  • kinou ha nanyoubi desuka ? getsu youbi desu

きのうはなんようびですか。げつようびです

kemarin hari apa ? Hari Senin

  • ashita ha nanyoubi desuka ? sui youbi desu.

あしたはなんようびですか。すいようびです

besok hari apa ? Hari Rabu

  • Raka : Kyou wa nan youbi desuka

きょう なん ようび ですか。

Hari ini hari apa?

Dicky : Suiyoubi desu

すい ようび です。

Hari Rabu

  • Angga : Nan youbi ni jakaruta e ikimasuka

なん ようび ジャカルタ いきますか。

Hari apa pergi ke Jakarta?

Siti : Doyoubi ni ikimasu

Hari sabtu

どようび いきます。

Nah, kira-kira itulah semua penjelasan lengkap mengenai Nama-Nama Hari dalam Bahasa Jepang lengkap dengan contoh penggunaannya, yang harus kalian ketahui bersama. Dari tulisan ini, kita jadi tahu bukan, betapa banyaknya nama hari di dalam Bahasa Jepang?

Nah, sekarang pelajari benar-benar ya tentang Nama Hari dalam Bahasa Jepang dan Contoh Penggunaannya ini dengan baik ya, agar kelak bisa pandai berbahasa Jepang.

Selamat belajar!