Punya teman, pasangan atau saudara yang dari negara lain? Pastinya mereka memiliki bahasa sendiri untuk berkomunikasi. Bagaimana jika mereka ingin tinggal atau bekerja di Indonesia? Atau ingin mempelajari bahasa kebanggaanmu ini? Wow, pastinya bangga yaa jika Bahasa Indonesia diminati oleh orang asing.

Untitled design (3)

Squliners, ternyata tidak gampang lho belajar Bahasa Indonesia bagi penutur bahasa asing. Sama hal nya ketika kamu belajar Bahasa Inggris, Perancis, German, Jepang, Korea, dan lain sebagainya. Perlu usaha yang tidak mudah. Jika kamu ada seseorang yang kamu kenal ingin sungguh-sungguh belajar Bahasa Indonesia, kamu bisa mengajari mereka empat hal penting ini. Mari kita simak.

Kata Ganti Orang Kedua

Saat belajar Bahasa Inggris, Squliners akan menemukan kata “you” sebagai kata ganti orang kedua. “You” ini dapat digunakan untuk orang tunggal maupun jamak. Squliners tidak perlu repot memikirkan orang kedua tersebut siapa. Hal ini berbeda ketika ada penutur asing ingin mempelajari Bahasa Indonesia. Dalam Bahasa Indonesia, kata ganti orang kedua bisa menggunakan kata “kamu”, “kau”, “Anda”. Selain itu, juga bisa menggunakan kata ganti dalam hubungan kekeluargaan seperti: “bapak”, “ibu”, “mbak”, “mas”, dll atau bisa juga diganti dengan nama seperti: “Ayu”, “Robert”, “Alice”, “Andi”, dll.

Penggunaan kata ganti dalam Bahasa Indonesia harus menyesuaikan situasi, umur, dan juga status sosial orang yang diajak bicara.

Contohnya:

Squliners akan menggunakan bahasa yang berbeda untuk satu kalimat yang sama jika orang yang diajak bicara berbeda. “What do you want to eat for dinner?

  • Sarah, 21 tahun, teman sekelas

“Kamu ingin menu apa untuk makan malam?”

  • Santoso, 50 tahun, dosen

“Bapak ingin menu apa untuk makan malam?”

Kata kerja

Untitled design (3)

Dalam Bahasa Inggris, kata kerja akan berubah bentuk sesuai dengan subjek dan waktu penggunaannya. Sedangkan dalam Bahasa Indonesia, kata kerja berubah ketika mendapatkan imbuhan yang berbentuk awalan dan akhiran. Penutur bahasa asing akan menemui kesulitan untuk membedakan makna dari kata dasar yang sudah mendapatkan imbuhan.

Contohnya:

  • Tinggal, meninggal, meninggalkan
  • Nilai, bernilai, menilai

Variasi Kalimat

Dalam Bahasa Indonesia, terdapat beberapa cara menyebutkan satu kalimat Bahasa Inggris. Mungkin penutur Bahasa Asing dapat mengucapkan kalimat Bahasa Indonesia dengan baik namun belum tentu ketika ia mendengar variasi bentuk yang berbeda dari kalimat yang sama. Mereka mungkin akan bingung pada maknanya. Untuk itu, penutur bahasa asing juga perlu mempelajari variasi-variasi bentuk dari kalimat bahasa asing tersebut jika diucapkan oleh penutur Bahasa Indonesia.

Contohnya:

Kalimat “What colour do you like most?” dapat dikatakan dalam berbagai bentuk variasi berikut.

  • Apa warna favorit kamu?
  • Apa warna favorit Mas?
  • Apa warna favorit Ana?
  • Warna apa yang paling kamu suka?
  • Apa warna yang paling Ibu sukai?
  • Warna favorit Anda apa?
  • Bapak paling suka warna apa?

Baca Juga: Berbanggalah, Ini Kelebihan Bahasa Indonesia di Mata Dunia

Pelafalan

Untitled design (3)

Squliners harus ingat jika pelafalan Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris atau bahasa lainnya itu berbeda. Penutur bahasa asing tidak cukup mempelajari makna dari tiap kata atau kalimat tapi juga harus tahu bagaimana cara mengucapkannya. Penutur bahasa asing mungkin sekali menemui kesulitan dalam mengucapkan ng-, ngg-, ny-. Pelafalan ini harus dan penting untuk dipelajari. Jangan sampai penutur bahasa asing tersebut salah saat akan mengucapkan kata Bahasa Indonesia. Makna dari kata tersebut akan berbeda saat diucapkan dengan cara yang salah.

Contohnya:

  • Lampu

Jangan sampai dibaca “lempu”

  • Angin

Jangan sampai dibaca “anjing”

  • Hilir

Jangan sampai dibaca “hailir”

Bagi kalian yang memiliki kenalan penutur bahasa asing yang ingin mempelajari Bahasa Indonesia, ajarkan keempat hal tersebut kepada mereka. Ingat Squliners, Bahasa Indonesia itu tidak mudah untuk para penutur bahasa asing. Banggalah berbahasa Indonesia. Sebarkan Bahasa Indonesia agar dicintai bukan hanya oleh orang Indonesia tapi juga oleh oleh para foreigners. Let’s try it Squliners!